Kewajiban Setiap Kepala Keluarga Memerintahkan Keluarganya Shalat
Allah swt mewajibkan setiap kepala keluarga untuk memerintahkan shalat dengan sabar kepada keluarganya. Shalat merupakan sumber rezeki. Keluarga yang sudah menjadi ahli shalat akan mudah mendapatkan rezeki yang berkah dari Allah swt.
Ayat yang mewajibkan setiap kepala keluarga memerintahkan shalat kepada keluarganya dan sabar dalam menjalankannya terdapat dalam ayat berikut,
وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِٱلصَّلَوٰةِ وَٱصْطَبِرْ عَلَيْهَا ۖ لَا نَسْـَٔلُكَ رِزْقًا ۖ نَّحْنُ نَرْزُقُكَ ۗ وَٱلْعَٰقِبَةُ لِلتَّقْوَىٰ
Dan perintahkanlah olehmu (kepala rumah tangga) kepada keluargamu agar mereka mendirikan salat dan bersabarlah kamu dalam memerintahkannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertaqwa (QS. Thaha [20] : 132).
Ayat tersebut mewajibkan setiap kepala keluarga untuk memerintahkan keluarganya untuk shalat dan sabar dalam menjalankannya. Keluarga yang sudah menjadi ahli shalat termasuk orang-orang bertaqwa dan akan mudah mendapatkan rezeki yang berkah dari Allah swt.
وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
Siapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya (QS. at-Thalaq [65] : 2-3).
Memerintahkan shalat kepada keluarga bukan termasuk perkara yang mudah, oleh karenanya Allah swt memerintahkan agar kita para kepala keluarga sabar dalam memerintahkannya.
Jangan sampai kesibukan mencari kehidupan dunia menyebabkan kita abai memerintahkan shalat kepada keluarga kita. Allah swt mengingatkan,
وَلا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ إِلَى مَا مَتَّعْنَا بِهِ أَزْوَاجًا مِنْهُمْ زَهْرَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا لِنَفْتِنَهُمْ فِيهِ وَرِزْقُ رَبِّكَ خَيْرٌ وَأَبْقَى
Dan janganlah kamu tujukan kedua matamu kepada apa yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan dunia untuk Kami cobai mereka dengannya. Dan karunia Rabb-mu adalah lebih baik dan lebih kekal (QS. Thaha [20] : 131).
Berdasarkan ayat di atas para ulama menjelaskan, kita selaku kepala keluarga jangan terlalu sibuk bekerja dan fokus terhadap perkara dunia sehingga menyebabkan lalai dalam shalat dan memerintahkan shalat kepada keluarga.
Sumber rezeki adalah shalat. Keluarga yang sudah menjadi ahli shalat akan mudah mendapatkan rezeki yang berkah dari Allah swt.
Wal-'Llahul-Musta'an
Komentar
Posting Komentar