Ilmu Agama Harus Bertambah
Ajaran Islam diibaratkan nabi saw seperti air hujan. Hati manusia diibaratkan tanahnya. Air hujan pasti turun mengenai tanah yang berbeda-beda; subur dan kering. Begitupun hati manusia, ada yang bersih dan kotor. Ilmu agama hanya akan masuk ke dalam sanubari hati orang-orang yang bersih dan itu pun harus terus bertambah setiap harinya agar selalu subur sampai ajal menjemput. Jangan sampai harta dikejar dan dicari habis-habisan siang malam tiada henti, sedangkan ilmu agama hanya dicari saat waktu-waktu luang atau sisa saja…
Ada hal yang harus bertambah seiring dengan berkurangnya jatah usia kita, bahkan secara khusus Allah swt berfirman kepada kekasih-Nya:
﴿١١٤﴾ ... وَقُل رَّبِّ زِدْنِى عِلْمًا
_... dan katakanlah (wahai Muhammad): "Ya Rabb-ku, tambahkanlah ilmu (agama) kepadaku."_
(QS Thaha [20] : 114).
Jika Allah swt meminta Nabi ﷺ untuk berdoa dan berupaya agar ilmu beliau selalu bertambah, bagaimana dengan kita?
Sudahkah kita memanjatkan doa di atas?
Sudahkah kita berusaha agar ilmu agama kita terus bertambah? Ataukah hanya harta yang diminta terus bertambah?
Dan sudahkah ilmu yang kita miliki membuat kita "bertambah"..?
Tambah yakin kepada Allah swt,
Tambah semangat beribadah,
Tambah baik dan santun dalam bertutur dan bersikap? Tambah baik sangka kepada orang lain? Tambah tidak mudah ingin mencari-cari kesalahan orang lain? Tambah yakin kehidupan abadi nan kekal kelak di akhirat? Atau justru hanya ingin bertambah harta dan panjang umur di dunia?
Imam Syafi'i -rahimahullah- menegaskan:
_"Ilmu bukanlah teori yang Anda hafal namun yang bermanfa'at (diamalkan) dalam kehidupan Anda.."_
(Baihaqi dalam al-Madkhal 516).
Jika harta dikejar dan dicari secara habis-habisan dan penuh ambisius, maka ilmu agama pun harus lebih itu karena sejatinya ilmu agama adalah ilmu yang sangat penting untuk panduan beramal kita sebagai bekal menuju akhirat.
Semoga Allah swt senantiasa menambahkan ilmu-Nya kepada kita dan memberikan kemudahan dalam mengamalkannya. Aamiin
Wal-'Llahul-Musta'an
Komentar
Posting Komentar