Penghuni Surga Bukan Manusia Tak Berdosa, Penghuni Neraka Pun Bukan Manusia Tak Berpahala
Para penghuni surga bukanlah orang-orang yang tidak pernah berdosa. Begitupun para penghuni neraka bukanlah orang-orang yang tak berpahala. Penghuni surga masuk surga karena banyak pahalanya daripada dosanya. Penghuni neraka masuk nerak karena banyak dosanya daripada pahalanya. Dengan demikian tugas kita semua adalah memperbanyak pahala dan meminimalisir dosa agar kita semua masuk surga dan dijauhkan dari neraka.
Beruntunglah orang-orang yang nanti dimasukan ke dalam surga dan dijauhkan dari neraka. Allah swt berfirman;
فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ
Siapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung (QS. Ali Imran [3] : 185).
Lalu siapakah orang-orang beruntung itu?
Orang-orang beruntung itu adalah mereka yang ketika ditimbang kelak lebih berat timbangan kebaikan pahalanya daripada timbangan kejelekan dosanya.
وَالْوَزْنُ يَوْمَئِذٍ الْحَقُّ فَمَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ (8) وَمَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ فَأُولَئِكَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ بِمَا كَانُوا بِآيَاتِنَا يَظْلِمُونَ (9) }
Timbangan pada hari (akhirat) itu ialah kebenaran (keadilan), maka siapa yang berat timbangan kebaikannya, mereka itulah orang-orang yang beruntung. Dan siapa yang ringan timbangan kebaikannya, maka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, disebabkan mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami (QS. al-A'raf [7] : 8-9).
Dengan demikian proses timbangan/mizan kelak di akhirat ditentukan dari beratnya timbangan kebaikan (pahala). Jika timbangan kebaikannya berat makan surga tempat kembalinya. Sebaliknya, jika ringan timbangan kebaikannya maka nerakalah tempat kembalinya.
فَأَمَّا مَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ
فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَاضِيَة
وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ
فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ
وَمَا أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ
نَارٌ حَامِيَةٌ
“Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, Maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan (surg). Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah (neraka) Hawiyah. Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas.” (QS. al-Qari’ah [101] : 6-11).
Para ulama menjelaskan, berdasarkan ayat-ayat tersebut yang harus menjadi fokus perhatian kita semua adalah memperbanyak kebaikan (pahala). Jika kebaikan (pahala) kita banyak atau berat, maka otomatis dosa akan ringan sehingga kita mudah masuk surga. Namun jika kebaikan (pahala) kita ringan maka dosa kita akan berat dan nerakalah tempat tinggal kita.
Dengan demikian bisa disimpulkan tugas kita semua di dunia adalah memperbanyak kebaikan (pahala) dan meminimalisir kejelekan (dosa). Karena sejatinya penghuni surga bukanlah mereka yang tak berdosa dan penghuni neraka pun bukan mereka yang tak berpahala.
Wal-'Llahul-Musta'an
Komentar
Posting Komentar